Nusantara Tools Logo

Kalkulator Jadwal Sholat

Dapatkan waktu sholat otomatis berbasis lokasi secara akurat dengan berbagai metode penghitungan standar internasional.

Konfigurasi Lokasi

Pengaturan Lanjutan
Mode Akurat Adhan

Jakarta (WIB) - Default

Lat -6.2088°Lng 106.8456°

Parameter astronomi tidak akurat.
Gagal memuat jadwal.

Edukasi Sains Islam

Memahami Mekanika Perhitungan Waktu Sholat

Waktu sholat fardhu secara mutlak ditentukan secara saintifik berdasarkan kalkulasi orbit posisi matahari di langit. Konstelasi waktu ini berubah setiap siklus harinya dan akan sangat bervariasi bergantung pada spesifikasi lokasi (Lintang, Bujur, dan Zona Waktu).

1

Transisi Posisi Matahari

Subuh (Fajr)

Fajar Shadiq mengudara ketika matahari menyentuh sudut elevasi negatif spesifik di bawah cakrawala ufuk timur bumi.

Dzuhur (Zawal)

Matahari melewati garis meridian lokal dan mencapai titik zenit absolut tertinggi di tengah langit hari tersebut.

Asar

Berlaku pasca-dzuhur tatkala bayangan pilar menyentuh panjang yang sama dengan tinggi bendanya seutuhnya.

Maghrib

Titik waktu tatkala seluruh siluet cahaya mentari tenggelam melintasi cakrawala sisi barat secara penuh.

Isya

Ketika awan jingga dan mega merah (sebagai indikator terbenam) menghilang sempurna dari pandangan ufuk barat.

Syuruq (Terbit)

Momen murni ketika titik paling atas matahari muncul mengiris cakrawala timur.

2

Metodologi & Parameter Lintang Extrim

Otoritas Derajat

  • MWL:Dunia Islam (MWL), Subuh: 18° / Isya: 17°
  • ISNA:Amerika Utara, Subuh: 15° / Isya: 15°
  • Mesir:General Authority, Subuh: 19.5° / Isya: 17.5°
  • Makkah:Umm al-Qura, Subuh: 18.5° / Isya: Fix 90 mnt.

Masalah Lintang Tinggi

Skema perhitungan mengalami anomali di wilayah kutub (matahari tidak terbenam sempurna). Kami menggunakan kaidah darurat fiqhiyyah:

Tengah Malam (Middle Night)Durasi terbenam ke fajar dibagi rata sebagai kompensasi.
1/7 Malam (One Seventh)Pembagian segmen ekuivalen berdasarkan fraksi malam hari.
3

Landasan Algoritma & Kiblat

Penunjuk Arab Ka'bah

Kiblat dihitung presisi menggunakan rumus trigonometri bola (Spherical Cosinus) untuk menemukan garis lingkaran besar lintasan geodesik terpendek antara titik berdirinya pengguna terhadap koordinat pusaran Ka'bah di Makkah.

Waktu = 720 - 4 × (Bujur + Sudut Jam) - EOT

Disclaimer Presisi Astronomikal

NusantaraTools menyuplai wawasan kalkulasi hitung secara otomatis. Meskipun kami mendayakan algoritma adhan standar tingkat atas, faktor distorsi lokal tinggi atmosfer maupun pembulatan kalibrasi tak terduga sangat dapat menyebabkan osilasi presisi jadwal 1-2 menit. Silakan rujuk kalender otoritas masjid yurisdiksi Anda sebagai pengadil syariat resmi final.